Jepang Hajar China 2-0 di Piala EAFF E-1 2025!

Timnas Jepang sukses kalahkan China 2-0 dalam lanjutan Piala EAFF E-1 Football Championship 2025. Gol Daizen Maeda & Yuto Nagatomo amankan kemenangan Samurai Biru.

Juli 12, 2025 - 22:52
Juli 13, 2025 - 06:19
 0  2
Jepang Hajar China 2-0 di Piala EAFF E-1 2025!
Timnas Jepang merayakan kemenangan atas China di Piala EAFF E-1 2025.

Lomboklite.com - Timnas Jepang kembali menunjukkan tajinya di ajang EAFF E-1 Football Championship 2025 dengan mengalahkan China 2-0 dalam laga kedua grup yang digelar di Yongin Mireu Stadium, Korea Selatan, pada Sabtu, 12 Juli 2025. Kemenangan ini memperkokoh posisi Samurai Blue di puncak klasemen dan membuka peluang besar untuk merebut gelar juara.

Pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal langsung dikuasai Jepang. Mao Hosoya, penyerang andalan, membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui sepakan keras setelah memanfaatkan umpan panjang yang akurat. Gol cepat ini membuat China tertekan dan kesulitan mengembangkan permainan. Meski China berusaha bangkit dengan permainan bertahan yang rapat, Jepang tetap mendominasi penguasaan bola.

Memasuki babak kedua, Jepang kembali menambah gol melalui aksi gemilang Henry Heroki Mochizuki di menit ke-63. Mochizuki, yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya, melepaskan tendangan kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper China. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang, memastikan kemenangan kedua Jepang di turnamen ini setelah sebelumnya menghajar Hong Kong 6-1.

Kemenangan ini membawa Jepang semakin dekat ke laga pamungkas melawan Korea Selatan, yang juga tampil impresif di turnamen ini. Sementara itu, China harus bekerja keras di laga terakhir melawan Hong Kong untuk menghindari posisi juru kunci. Menurut laporan, China menunjukkan semangat juang yang baik, namun masih tertinggal dalam hal ketajaman dan organisasi permainan dibandingkan Jepang.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, yang memilih skuad dari pemain domestik J-League, memuji kerja keras anak asuhnya. “Kami bermain dengan disiplin dan memanfaatkan peluang dengan baik. Ini modal besar untuk laga berikutnya,” ujarnya usai pertandingan. Di sisi lain, pelatih China, Anthony Josip Milicic, mengakui kekalahan timnya namun optimistis untuk laga berikutnya.

Laga ini menjadi sorotan karena absennya sistem VAR akibat keterbatasan anggaran, seperti yang diumumkan panitia EAFF. Meski begitu, pertandingan berjalan lancar tanpa kontroversi besar. Jepang kini bersiap menghadapi Korea Selatan dalam laga penentu gelar pada 15 Juli 2025, sementara China akan berjuang untuk meraih poin di laga terakhir.

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.