Katy Perry Gugat Veteran 85 Tahun di Kasus Rumah Mewah

Penyanyi Katy Perry menggugat veteran 85 tahun di sengketa rumah mewah Montecito senilai jutaan dolar — kontroversi hukum dan empati.

Nov 28, 2025 - 19:39
 0  2
Katy Perry Gugat Veteran 85 Tahun di Kasus Rumah Mewah
Katy Perry — penyanyi asal AS — kini menggugat seorang veteran 85 tahun terkait sengketa rumah Montecito.

Lomboklite.com - Polemik memanas lagi di jagat selebritas internasional — Katy Perry dikabarkan menggugat seorang veteran lanjut usia berusia 85 tahun atas sengketa properti rumah mewah di Montecito, California. Gugatan ini membuat banyak pihak geleng kepala dan memancing kritik tajam di publik. 

Kasus ini bermula pada juli 2020 ketika Perry bersama mantan tunangannya Orlando Bloom membeli sebuah rumah megah senilai US$15 juta dari veteran bernama Carl Westcott. Rumah itu — sebuah mansion delapan kamar tidur dengan fasilitas mewah — awalnya disetujui, namun tak lama kemudian Westcott mencoba membatalkan kesepakatan. Ia mengklaim bahwa saat menandatangani dokumen, ia berada di bawah pengaruh obat pereda nyeri pasca operasi sehingga tidak dalam kondisi mental yang sehat.

Setelah drama panjang di pengadilan, pada Desember 2023 hakim menyatakan bahwa tidak ada bukti meyakinkan bahwa Westcott tidak kompeten saat menjual rumah. Putusan itu memberi kemenangan hukum kepada Perry. 

Tetapi — persoalan belum selesai. Perry kemudian balik menggugat Westcott, menuntut ganti rugi hampir US$5 juta. Angka tuntutan itu mencakup kerugian sewa karena properti tidak bisa disewakan selama litigasi, biaya perbaikan rumah akibat kerusakan, serta biaya hukum.

Baru-baru ini, pengadilan memutus bahwa Westcott harus membayar ganti rugi sekitar US$1,8 juta kepada Perry — sebagai kompensasi atas kerugian sewa properti selama sengketa.

Situasi ini memantik reaksi keras dari keluarga Westcott dan banyak netizen. Banyak yang menilai langkah Perry terlalu keras — mengejar ganti rugi besar terhadap seorang veteran lanjut usia yang sedang sakit parah dan tinggal di hospice, dengan kondisi kesehatan memburuk akibat penyakit degeneratif. 

Intinya: meskipun secara hukum Perry menang — baik atas kepemilikan rumah maupun sebagian tuntutan kerugian — banyak orang mempertanyakan etika di balik gugatan ini. Terlihat perbedaan besar antara kekuatan finansial dan hukum selebritas versus kondisi seorang veteran renta yang sakit. Apakah keadilan hanya soal legalitas atau juga soal empati? Publik pun terus mengawasi perkembangan kasus ini.

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.