Mila Sari dari Sambelia Raih 1st Runner Up Miss Tourism Universe 2025

Mila Sari, gadis cerdas asal Sambelia, Lombok Timur, berhasil meraih gelar 1st Runner Up di ajang Miss Tourism Universe 2025. Ia juga dinobatkan sebagai Miss Sport Tourism Indonesia 2025. Simak kisah inspiratifnya di sini.

Mei 11, 2025 - 07:03
Juni 3, 2025 - 06:32
 0  3
Mila Sari dari Sambelia Raih 1st Runner Up Miss Tourism Universe 2025
Mila Sari tampil anggun di malam final Miss Tourism Universe 2025 di Jakarta. (Foto: @mixasaaa_)

Sosok inspiratif kembali hadir dari Lombok Timur. Mila Sari, seorang gadis muda asal Sambelia, berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih 1st Runner Up Miss Tourism Universe 2025, sebuah ajang prestisius tingkat internasional yang digelar beberapa waktu lalu di Jakarta.

Mila Sari bukan hanya tampil memesona di atas panggung, namun juga menunjukkan kecerdasan, sikap anggun, serta penguasaan berbagai bahasa yang mengesankan. Ia juga sebelumnya dinobatkan sebagai Miss Sport Tourism Indonesia 2025, membuktikan konsistensinya dalam dunia pageant dan pariwisata.

“The happiest moment and the best present for my 24th Birthday. Thank you so much to Yayasan El-John Pageant for giving me this present ??,” tulis Mila dalam akun Instagramnya @mixasaaa_.

Ajang Miss Tourism Universe sendiri adalah kompetisi bergengsi yang menggabungkan pariwisata dan duta budaya. Mila tampil sebagai salah satu finalis terbaik, bersanding dengan nama-nama hebat seperti:

No Nama Finalis Gelar atau Prestasi
1 Lovelya Prancisca T (@lolylovely.official) Miss Tourism Universe Favorit
2 Sofya Dewi Finalis Terbaik
3 Mila Sari (@mixasaaa_) 1st Runner Up & Miss Sport Tourism Indonesia 2025
4 Loura Marta Van (@lourapunzel) Finalis Top 6
5 Arlin Fortuna (@arlinfortunaa) Finalis Top 6
6 Tiffany Danica (@_.tiffany1027) Finalis Top 6

Dalam kampanye yang ia usung, Mila menekankan filosofi "Blooming Grace"—simbol perjalanan seorang perempuan dalam menemukan jati diri dan kekuatannya.

Perempuan adalah representasi dari keanggunan dan ketangguhan. Seperti bunga yang bermekaran, mereka tumbuh dengan penuh keindahan, menghadapi berbagai musim kehidupan, dan tetap berdiri dengan anggun meski diterpa angin.

"Blooming Grace" adalah cerminan bagaimana kelembutan bukanlah kelemahan, melainkan bentuk kekuatan yang mampu membawa inspirasi dan perubahan. Seperti bunga yang tak pernah membandingkan keindahannya, perempuan pun punya keunikan yang tak ternilai.

Mila adalah putri dari almarhum Moh. Yamin dan Bq. Hartinah, keluarga yang dikenal dekat dengan masyarakat Jeroaru, Sambelia. Dikenal sejak kecil sebagai pribadi cerdas dan mandiri, kini Mila membawa nama daerahnya ke panggung dunia.

Dengan segala pencapaiannya, Mila membuktikan bahwa perempuan muda dari daerah pun mampu bersaing secara global, membawa pesan bahwa keanggunan dan intelektualitas bisa berjalan beriringan. Lombok patut berbangga.

shidayat Hobi menulis