MotoGP Mandalika 2025: Persiapan dan Dampak Ekonomi NTB

MotoGP Mandalika 2025 di NTB diperpanjang jadi 6 hari! Simak persiapan, dampak ekonomi, dan promosi budaya lokal di Sirkuit Mandalika, 3-5 Oktober 2025.

Juli 2, 2025 - 15:09
Juli 2, 2025 - 15:11
 0  2
MotoGP Mandalika 2025: Persiapan dan Dampak Ekonomi NTB
motogp-mandalika-2025-sirkuit-ntb

Lomboklite.com – Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kembali bersiap menyambut gelaran balap dunia, MotoGP 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 Oktober 2025.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, event kali ini akan diramaikan selama enam hari, bukan hanya tiga hari seperti biasa. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan dampak ekonomi, pariwisata, dan promosi budaya lokal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pihak penyelenggara, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), baru-baru ini bertemu dengan Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, pada Selasa (1/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, mereka memaparkan hasil penyelenggaraan MotoGP 2024 sekaligus rencana besar untuk MotoGP 2025.

Hadir dalam audiensi ini Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, Wakil Direktur Utama Samsul Purba, Vice President Motorsport MGPA Donny Mahardjono, serta Group Head Operation & Services ITDC Pari Wijaya.

Gubernur NTB menjelaskan bahwa perpanjangan durasi acara menjadi enam hari bertujuan untuk memperluas manfaat ekonomi dan pariwisata. 

Selain balapan utama, rangkaian acara akan diisi dengan pameran kuliner khas NTB, pertunjukan budaya dari sepuluh kabupaten/kota, hingga festival jazz yang menghadirkan musisi ternama dari dalam dan luar negeri. “Ini bukan cuma soal balap, tapi juga ajang untuk memamerkan potensi NTB ke dunia,” ujar Gubernur Iqbal.

MotoGP Mandalika terbukti menjadi magnet ekonomi. Berdasarkan data, gelaran sebelumnya menghasilkan perputaran uang hingga ratusan miliar rupiah, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB. 

Okupansi hotel melonjak, kunjungan wisata meningkat, dan pelaku UMKM lokal meraup keuntungan hingga 100 persen selama event berlangsung. Untuk 2025, MGPA dan ITDC berfokus pada penataan kawasan, termasuk relokasi UMKM dan sinergi lintas sektor guna memastikan dampak positif yang lebih besar.

Pari Wijaya dari ITDC menegaskan bahwa pihaknya terus memperbaiki infrastruktur di kawasan Mandalika untuk mendukung event bertaraf internasional ini. “Kami ingin The Mandalika jadi panggung dunia untuk talenta dan produk lokal,” katanya. 

Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya branding NTB, seperti promosi destinasi wisata Sembalun, Sumbawa, dan Bima, agar lebih dikenal di kancah global.

Salah satu langkah strategis adalah kerja sama dengan brand lokal, seperti PT Narmada Awet Muda, yang menjadi sponsor resmi airFacilitator of MotoGP 2025 dan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025.

Referensi
  • MGPA dan ITDC Audiensi ke Gubernur NTB - TheMandalikaGP.com TheMandalikaGP
  • MotoGP Mandalika 2025 Dibuat Jadi Enam Hari - SERGAP.co.id SERGAP
  • Perluas Dampak Ekonomi, Gelaran MotoGP Mandalika Menjadi Enam Hari - SuaraNTB.com SuaraNTB

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.