Menteri PKP Jawab Pro Kontra Rumah Subsidi Mini

Menteri PKP buka suara soal pro kontra rumah subsidi 18 meter persegi. Ia pastikan aturan dibuat agar rakyat punya lebih banyak pilihan rumah.

Juni 12, 2025 - 14:20
 0  2
Menteri PKP Jawab Pro Kontra Rumah Subsidi Mini
Menteri PKP Maruarar Sirait saat bertemu para Ketua Umum Asosiasi Pengembang di Bandung, Jawa Barat (2/6/2025). ( Dok : Kementerian PKP )

Lombok Lite - Rumah subsidi bakal makin mini? Yup, wacana soal rumah subsidi dengan luas hanya 18 meter persegi sempat bikin warga heboh. Tapi tenang dulu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, akhirnya angkat bicara soal isu ini.

“Pro kontra itu biasa. Tapi tujuannya baik kok, biar makin banyak masyarakat bisa dapat manfaat,” ujar Ara—sapaan akrabnya—di Bandung, Senin (2/6/2025).

Draft Peraturan Menteri yang lagi hangat ini katanya sih dibuat bukan untuk mempersulit rakyat, tapi justru supaya makin banyak yang bisa punya rumah. Ara bilang, lahan di kota makin sempit, jadi perlu desain rumah yang kreatif, efisien, tapi tetap nyaman ditinggali.

“Saya nggak masalah dikritik. Justru makin banyak masukan, makin bagus. Biar semua tahu prosesnya dan kita kerja lebih nyaman,” tegasnya sambil tersenyum santai.

Menurut Ara, banyak rumah subsidi selama ini desainnya itu-itu aja. Nah, dengan aturan baru, pengembang bakal ditantang buat lebih kreatif bikin rumah kece meskipun tanahnya kecil. Bahkan, desain bertingkat jadi salah satu opsi biar tetap bisa muat kebutuhan keluarga kecil.

Yang penting, kata dia, rumahnya jangan cuma ada di brosur aja. “Saya minta rumahnya

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.