Pasar Murah Tanak Awu Sambut Idul Adha, Warga Lombok Tengah Borong Pangan Hemat

Dinas Ketahanan Pangan NTB gelar Gerakan Pangan Murah di Tanak Awu, Lombok Tengah. Warga antusias borong sembako murah jelang Idul Adha 1446 H, sekaligus meriahkan MTQ Kecamatan Pujut.

Mei 21, 2025 - 17:30
 0  1
Pasar Murah Tanak Awu Sambut Idul Adha, Warga Lombok Tengah Borong Pangan Hemat
Kegiakan Gerakan Pangan Murah di Tanak Awu, Kec. Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara. ( Doc : DISKAPANG NTB )

Lombok Tengah – Warga Desa Tanak Awu, Kecamatan Pujut, pagi tadi tampak antusias memadati halaman kantor desa. Bukan tanpa alasan, sebab Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Badan Pangan Nasional menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi angin segar di tengah masyarakat yang tengah bersiap menyambut hari besar keagamaan. Selain membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, GPM kali ini juga dirangkaikan dengan gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Pujut yang dipusatkan di tempat yang sama. Suasana pasar murah pun terasa lebih semarak karena diiringi dengan lantunan ayat suci yang menggema dari panggung MTQ. 

Masyarakat bisa membeli berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar, seperti beras premium dan medium, gula pasir, telur ayam ras, minyak goreng, daging ayam, bawang merah, bawang putih, hingga cabai rawit dan berbagai pangan lokal. Momen ini menjadi kesempatan emas bagi warga untuk berbelanja hemat menjelang hari raya, tanpa harus khawatir harga melambung.

Kegiatan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari PUPM Nusa Lestari dan PUPM Mekar Sari Lombok Tengah, Perum BULOG, Bank Indonesia, hingga UMKM binaan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perindustrian, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Tengah. Tak ketinggalan, Rajawali Nusindo Indonesia juga turut andil dalam menyediakan komoditas pangan. 

GPM ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus menjadi langkah konkret dalam pengendalian inflasi. Terlebih di momen menjelang Idul Adha, ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok menjadi kebutuhan mendesak yang dirasakan masyarakat. Dengan hadirnya pasar murah yang bersinergi dengan kegiatan keagamaan, Desa Tanak Awu menjadi contoh bahwa kolaborasi lintas sektor bisa menghadirkan manfaat nyata bagi warga secara langsung.

Sumber: FB/DiskapangNTB

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.