Selat Hormuz Ancam Ketahanan Pangan RI, Apa Dampaknya?

Ancaman penutupan Selat Hormuz bisa ganggu impor pupuk dan gandum RI. Ketahanan pangan terancam, harga pangan naik. Simak dampaknya di sini!

Juni 23, 2025 - 22:46
 0  4
Selat Hormuz Ancam Ketahanan Pangan RI, Apa Dampaknya?
Selat Hormuz, jalur vital minyak dunia, kini ancam ketahanan pangan Indonesia akibat konflik geopolitik. (Sumber: Ilustrasi Grok)

Lomboklite.com - Konflik di Timur Tengah lagi bikin dunia deg-degan, bro! Kali ini, Selat Hormuz, jalur super penting buat perdagangan minyak global, jadi sorotan. Iran ancam nutup selat ini gara-gara serangan udara AS ke fasilitas nuklir mereka pada 21 Juni 2025.

Kalau beneran ditutup, Indonesia bisa kena imbas serius, lho, terutama soal ketahanan pangan. Apa sih dampaknya buat kita?

Selat Hormuz dan Impor Penting Indonesia

Selat Hormuz bukan cuma jalur buat minyak, tapi juga punya efek domino ke bahan-bahan penting lainnya. Indonesia ngimpor 64% pupuk NPK dari kawasan Timur Tengah, termasuk Mesir, yang jalurnya lewat selat ini.

Nggak cuma itu, 60% gandum buat bikin roti dan mie juga datang dari zona konflik. Kalau selat ini bermasalah, pasokan bisa macet, dan harga barang-barang ini bakal melambung.

Bayangin, tanpa pupuk cukup, hasil panen padi kita bisa turun 10-15%. Harga roti dan makanan berbasis tepung juga diprediksi naik sampai 8%. “Kenaikan harga pangan ini bakal ngeberatin daya beli masyarakat, apalagi kelas menengah ke bawah,” kata Dina Sulaeman, analis dari Universitas Padjajaran, Senin (23/6/2025).

Harga Minyak Naik, Semua Ikut Mahal

Kalau Selat Hormuz ditutup, harga minyak dunia bisa melonjak ke USD 120-150 per barel. Ini bikin biaya logistik naik, karena transportasi bahan pangan jadi lebih mahal. Harga beras, bawang, sampai cabai yang udah naik per 23 Juni 2025, bisa tambah gila lagi.

Data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) nunjukin harga beras premium udah Rp 15.000/kg, dan kenaikan lebih lanjut bakal bikin dompet makin tipis.

Pertamina Gercep, Tapi Cukup Nggak?

Untungnya, PT Pertamina udah gerak cepat. Mereka ngalihin rute kapal tanker minyak lewat Oman dan

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.