Wayan Kertawijaya, Inovator Mobil Gas LPG dari Mataram: Solusi Hemat dan Ramah Lingkungan

Wayan Kertawijaya, warga Karang Bagu, Kota Mataram, menciptakan mobil berbahan bakar gas LPG 3 kg. Karyanya jadi solusi alternatif di tengah krisis energi dan mahalnya harga BBM.

Mei 8, 2025 - 07:02
Mei 8, 2025 - 07:02
 0  6
Wayan Kertawijaya, Inovator Mobil Gas LPG dari Mataram: Solusi Hemat dan Ramah Lingkungan
Wayan Kertawijaya saat melakukan pengecekan sistem gas LPG pada mobil rakitannya di Karang Bagu, Mataram. (Foto: Lombok Post)

MATARAM – Di tengah sempitnya gang permukiman Karang Bagu, Kota Mataram, Wayan Kertawijaya membuktikan bahwa inovasi tidak perlu lahir dari laboratorium mewah. Hanya dengan garasi sederhana dan alat seadanya, pria kelahiran 1980-an ini berhasil menciptakan kendaraan berbahan bakar gas LPG rumah tangga.

Berbekal latar belakang teknik pendingin dari Institut Elektronika Indonesia Surabaya, Wayan merakit sistem pembakaran kendaraan yang kompatibel dengan tabung gas 3 kilogram. Hasilnya? Motor rakitannya mampu menempuh hingga 250 km, sementara mobil bisa mencapai 80 km dengan satu tabung. “

Saya penasaran saat tahu ada yang ingin pakai gas untuk kendaraan tapi tidak ada yang menindaklanjuti. Akhirnya saya coba sendiri,” ungkap Wayan, Rabu (7/5).

Dengan sistem manual yang ia bangun sendiri, Wayan menyesuaikan katup gas secara presisi terhadap karburator mobil. Setiap kendaraan harus disesuaikan secara khusus, karena sistem ini belum sepenuhnya standar. Selain efisiensi, keunggulan utama dari inovasi ini adalah faktor ekonomis dan lingkungan.

Dengan harga gas sekitar Rp20.000 per tabung, penghematan bisa mencapai tiga kali lipat dibanding bahan bakar minyak (BBM). “Tidak perlu alat canggih, yang penting pikiran jangan berhenti bekerja. Gagal? Coba lagi,” tuturnya.

Meski belum dipatenkan dan masih dalam skala pribadi, Wayan berharap sistem ini bisa dikembangkan lebih lanjut oleh akademisi atau pemerintah. “Kalau bisa disempurnakan dan dimanfaatkan masyarakat luas, saya siap bantu,” ujarnya.

Inovasi ini menjadi angin segar di tengah krisis energi dan naiknya harga BBM. Lebih dari sekadar teknologi, mobil rakitan Wayan adalah simbol harapan—bahwa dari pelosok Mataram pun, perubahan besar bisa dimulai. ( Sumber: Lombok Post )

shidayat Hobi menulis