Gletser Kritis: 40% Hilang, Ancaman Kenaikan Permukaan Laut

Studi ungkap gletser dunia akan kehilangan 40% massanya. Memicu kenaikan permukaan laut yang tak terhindarkan. Dampak perubahan iklim global, bencana Swiss hingga risiko Indonesia.

Juni 6, 2025 - 08:17
Juni 6, 2025 - 08:19
 0  4
Gletser Kritis: 40% Hilang, Ancaman Kenaikan Permukaan Laut
Gletser Es di Pegunungan Alpen menunjukkan tanda-tanda pencairan signifikan. Para ilmuwan memperingatkan bahwa hingga 40% gletser dunia ditakdirkan hilang, memicu kekhawatiran serius akan kenaikan permukaan laut dan dampak lingkungan global. ( Foto : CNN )
Suara retakan yang terdengar di dalam gletser menjadi sinyal terakhir sebelum bongkahan es raksasa seukuran 20 lapangan sepak bola runtuh ke dalam air di bawahnya.

Fenomena ini, menurut para ahli, adalah bukti nyata bahwa perubahan iklim sedang berlangsung dan terlihat tidak hanya pada pencairan atau penyusutan gletser, tetapi juga pada dampak yang lebih luas terhadap lingkungan.

Bulan lalu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengeluarkan peringatan serius kepada pemerintah Nepal mengenai rekor pencairan gletser di sana.

Nepal, yang berada di ketinggian, telah kehilangan hampir separuh ukuran gletsernya dalam waktu kurang dari 30 tahun. Fenomena ini disebut sebagai "kebenaran baru" yang harus dihadapi dunia.

Studi baru ini memperingatkan bahwa bahkan jika suhu global berhenti naik hari ini, 40% dari gletser dunia sudah "ditakdirkan" untuk hilang. Tren yang tidak dapat dibalikkan ini berpotensi menyebabkan kenaikan permukaan laut global sebesar 113 mm.

Ini berarti lebih banyak kondisi ekstrem seperti yang terjadi di Swiss dan

shidayat Hobi menulis