Jum’at Perpisahan Dua Masjid di Lombok Timur: Solusi Damai Konflik Salat Jumat
Dua masjid di Suralaga, Lombok Timur, sepakat menggelar Jum’at Perpisahan untuk menyelesaikan konflik jamaah. Pemerintah daerah turun tangan demi menjaga ukhuwah dan ketertiban.
Wabup Lotim akan hadir langsung saat Salat Idul Adha, sementara Kepala Kemenag Lotim dijadwalkan hadir saat Salat Jumat. Kesepakatan ini diberi nama "Jum’at Perpisahan", sebagai simbol transisi damai dan penuh ukhuwah.
Masjid Jami’ Baitul Izzati berada di Dusun Praida Selatan dengan sekitar 140 kepala keluarga. Sedangkan Masjid Al-Muhajirin berada di Dusun Praida, dihuni 220 kepala keluarga. Dari sisi geografis dan jumlah penduduk, keduanya dinilai memenuhi syarat pembangunan masjid.
Namun Wabup menekankan pentingnya kebersamaan dan komunikasi terbuka, agar perbedaan tidak berubah menjadi perpecahan.
“Mari kita rawat ukhuwah dengan hati yang besar. Masalah bisa diselesaikan dengan duduk bersama, bukan saling menjauh,” ujarnya.
Pemerintah berharap, kesepakatan ini menjadi awal dari kebersamaan yang lebih kokoh. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga simbol persatuan. Semoga masyarakat bisa kembali beribadah dengan tenang, aman, dan damai.



