Lengkap! Panduan Sholat Idul Adha Beserta Sunnah & Keutamaannya Menurut Ajaran Islam
Bingung tata cara sholat Idul Adha yang benar? Dapatkan panduan lengkap sholat Idul Adha 2024, mulai dari niat sholat Idul Adha, takbiratul ihram, jumlah takbir, hingga khutbah Idul Adha sesuai sunnah dan tuntunan MUI. Jangan lewatkan panduan ibadah penting ini!
-
Pentingnya Sholat Idul Adha dalam Islam
Sholat Idul Adha adalah sholat sunnah muakkad (sangat dianjurkan) yang dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah. Ibadah ini menjadi penanda berakhirnya ibadah haji dan dimulainya hari raya qurban. Melaksanakan sholat Idul Adha memiliki keutamaan besar, di antaranya:
-
Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya.
-
Menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dan syiar Islam.
-
Mempererat tali silaturahmi antarumat Muslim melalui pelaksanaan sholat berjamaah.
-
-
Tata Cara Sholat Idul Adha Lengkap Sesuai Sunnah
Tata cara sholat Idul Adha berbeda dengan sholat fardhu lima waktu. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang harus Anda ketahui:
-
Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha
Sholat Idul Adha dilaksanakan setelah matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit) hingga masuk waktu dzuhur. Namun, disunnahkan untuk melaksanakannya lebih awal dari sholat Idul Fitri agar para jamaah memiliki lebih banyak waktu untuk menyembelih hewan qurban.
-
Niat Sholat Idul Adha
Niat sholat Idul Adha dilakukan dalam hati saat akan memulai sholat. Berikut adalah bacaan niatnya:
-
Niat Sholat Idul Adha sebagai Imam:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini imaaman lillahi ta'ala)
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala." -
Niat Sholat Idul Adha sebagai Makmum:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala)
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala." -
Niat Sholat Idul Adha Sendiri (jika tidak berjamaah):
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
(Usholli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini lillahi ta'ala)
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
-
-
Pelaksaan Rakaat Pertama
-
Takbiratul Ihram: Setelah niat, takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan seraya mengucapkan "Allahu Akbar".
-
Membaca Doa Iftitah.
-
Takbir Tambahan: Melakukan takbir sebanyak 7 (tujuh) kali selain takbiratul ihram, pada setiap takbir disunnahkan membaca:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
(Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar)
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar." -
Membaca Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat Al-A'la (atau surat lain yang disunnahkan, seperti Qaf).
-
Melanjutkan gerakan sholat seperti biasa (rukuk, iktidal, sujud).
-
-
Pelaksanaan Rakaat Kedua
-
Bangun dari sujud pertama, lalu takbir intiqal (takbir perpindahan) seraya berdiri tegak.
-
Takbir Tambahan: Melakukan takbir sebanyak 5 (lima) kali selain takbir intiqal. Pada setiap takbir disunnahkan membaca dzikir yang sama seperti rakaat pertama.
-
Membaca Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat Al-Ghasyiyah (atau surat lain yang disunnahkan, seperti Al-Qamar).
-
Melanjutkan gerakan sholat seperti biasa hingga salam.
-
-
-
Khutbah Idul Adha: Bagian Tak Terpisahkan
Setelah selesai sholat Idul Adha, dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha. Khutbah ini hukumnya sunnah muakkad dan memiliki beberapa ketentuan:
-
Dilakukan Setelah Sholat: Berbeda dengan sholat Jumat, khutbah Idul Adha dilakukan setelah sholat selesai.
-
Dua Khutbah: Terdiri dari dua khutbah yang dipisah dengan duduk sebentar di antara keduanya.
-
Isi Khutbah: Khutbah biasanya berisi pujian kepada Allah, sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, wasiat takwa, nasihat tentang Idul Adha, keutamaan qurban, dan doa untuk kaum Muslimin.
-
Takbir dalam Khutbah: Pada khutbah pertama, disunnahkan membaca takbir 9 kali. Pada khutbah kedua, disunnahkan membaca takbir 7 kali.
Catatan: Dari pantauan kami, banyak jemaah salat, begitu selesai sholat Id, langsung beranjak pergi atau mengobrol, merupakan tindakan yang keliru. Padahal seharunya kita menyimak dengan seksama isi khutbah, karena khutbah adalah bagian dari proses sholat Idul Adha itu.
-
-
Sunnah-Sunnah Sebelum dan Sesudah Sholat Idul Adha
Untuk melengkapi ibadah sholat Idul Adha Anda, disunnahkan beberapa hal:
-
Mandi dan Memakai Pakaian Terbaik: Disunnahkan mandi terlebih dahulu dan memakai pakaian yang bersih, rapi, dan terbaik (bukan baru).
-
Memakai Wangi-wangian: Bagi laki-laki, disunnahkan memakai wangi-wangian.
-
Tidak Makan Sebelum Sholat: Berbeda dengan Idul Fitri, disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum sholat Idul Adha. Ini untuk menunggu daging qurban.
-
Berangkat dan Pulang Melalui Jalan Berbeda: Disunnahkan untuk berangkat ke tempat sholat melalui satu jalan dan pulang melalui jalan yang berbeda.
-
Mengumandangkan Takbir: Banyak-banyak mengumandangkan takbir sejak malam Idul Adha hingga waktu sholat tiba, dan berlanjut hingga hari Tasyriq.
Memahami dan melaksanakan tata cara sholat Idul Adha dengan benar adalah wujud kesungguhan kita dalam beribadah. Dengan mengikuti panduan ini yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW dan tuntunan ulama, diharapkan sholat Idul Adha 2024 kita akan menjadi ibadah yang mabrur dan penuh berkah.
Mari kita sambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh suka cita, ketaatan, dan semangat berbagi. Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H!
---
Referensi:
- Al-Qur'an dan Hadis Shahih (seperti Shahih Bukhari dan Muslim)
- Kitab-kitab Fiqih Mu'tabar (misalnya Fiqih Sunnah, Bidayatul Mujtahid)
- Tuntunan dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)
-

