Lengkap! Panduan Sholat Idul Adha Beserta Sunnah & Keutamaannya Menurut Ajaran Islam

Bingung tata cara sholat Idul Adha yang benar? Dapatkan panduan lengkap sholat Idul Adha 2024, mulai dari niat sholat Idul Adha, takbiratul ihram, jumlah takbir, hingga khutbah Idul Adha sesuai sunnah dan tuntunan MUI. Jangan lewatkan panduan ibadah penting ini!

Mei 30, 2025 - 10:30
Mei 30, 2025 - 11:19
 0  5
Lengkap! Panduan Sholat Idul Adha Beserta Sunnah & Keutamaannya Menurut Ajaran Islam
Panduan Lengkap Doa Sholat Idul Adha
  • Pentingnya Sholat Idul Adha dalam Islam

    Sholat Idul Adha adalah sholat sunnah muakkad (sangat dianjurkan) yang dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah. Ibadah ini menjadi penanda berakhirnya ibadah haji dan dimulainya hari raya qurban. Melaksanakan sholat Idul Adha memiliki keutamaan besar, di antaranya:

  • Tata Cara Sholat Idul Adha Lengkap Sesuai Sunnah

    Tata cara sholat Idul Adha berbeda dengan sholat fardhu lima waktu. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang harus Anda ketahui:

    • Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha

      Sholat Idul Adha dilaksanakan setelah matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15-20 menit setelah terbit) hingga masuk waktu dzuhur. Namun, disunnahkan untuk melaksanakannya lebih awal dari sholat Idul Fitri agar para jamaah memiliki lebih banyak waktu untuk menyembelih hewan qurban.

    • Niat Sholat Idul Adha

      Niat sholat Idul Adha dilakukan dalam hati saat akan memulai sholat. Berikut adalah bacaan niatnya:

      • Niat Sholat Idul Adha sebagai Imam:
        أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
        (Usholli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini imaaman lillahi ta'ala)
        Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."

      • Niat Sholat Idul Adha sebagai Makmum:
        أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
        (Usholli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala)
        Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

      • Niat Sholat Idul Adha Sendiri (jika tidak berjamaah):
        أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
        (Usholli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini lillahi ta'ala)
        Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."

    • Pelaksaan Rakaat Pertama

      • Takbiratul Ihram: Setelah niat, takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan seraya mengucapkan "Allahu Akbar".

      • Membaca Doa Iftitah.

      • Takbir Tambahan: Melakukan takbir sebanyak 7 (tujuh) kali selain takbiratul ihram, pada setiap takbir disunnahkan membaca:
        سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
        (Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar)
        Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

      • Membaca Surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat Al-A'la (atau surat lain yang disunnahkan, seperti Qaf).

      • Melanjutkan gerakan sholat seperti biasa (rukuk, iktidal, sujud).

    • Pelaksanaan Rakaat Kedua

  • Khutbah Idul Adha: Bagian Tak Terpisahkan

    Setelah selesai sholat Idul Adha, dilanjutkan dengan khutbah Idul Adha. Khutbah ini hukumnya sunnah muakkad dan memiliki beberapa ketentuan:

    Catatan: Dari pantauan kami, banyak jemaah salat, begitu selesai sholat Id, langsung beranjak pergi atau mengobrol, merupakan tindakan yang keliru. Padahal seharunya kita menyimak dengan seksama isi khutbah, karena khutbah adalah bagian dari proses sholat Idul Adha itu.

  • Sunnah-Sunnah Sebelum dan Sesudah Sholat Idul Adha

    Untuk melengkapi ibadah sholat Idul Adha Anda, disunnahkan beberapa hal:

    Memahami dan melaksanakan tata cara sholat Idul Adha dengan benar adalah wujud kesungguhan kita dalam beribadah. Dengan mengikuti panduan ini yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW dan tuntunan ulama, diharapkan sholat Idul Adha 2024 kita akan menjadi ibadah yang mabrur dan penuh berkah.

    Mari kita sambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh suka cita, ketaatan, dan semangat berbagi. Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H!

    ---

    Referensi:

    • Al-Qur'an dan Hadis Shahih (seperti Shahih Bukhari dan Muslim)
    • Kitab-kitab Fiqih Mu'tabar (misalnya Fiqih Sunnah, Bidayatul Mujtahid)
    • Tuntunan dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)

shidayat Hobi menulis