Menjelang Idul Adha, Harga Daging Naik, Daging Beku Jadi Andalan di Mataram

Mei 8, 2025 - 09:20
Mei 8, 2025 - 10:31
 0  3
Menjelang Idul Adha, Harga Daging Naik, Daging Beku Jadi Andalan di Mataram
Pasar Daging Di Mataram, Harga Daging Naik Jelang Idul Adha. ( Foto : Antaranews Mataram )

Mataram. Jelang Idul Adha, seperti biasa, harga daging segar mulai "naik kelas". Di beberapa pasar tradisional di Kota Mataram, harga daging sapi segar udah tembus Rp130–140 ribu per kilogram, padahal sebelumnya masih di angka Rp120 ribuan.

Dinas Perdagangan Kota Mataram pun nggak tinggal diam. Lewat Kabid Bapokting-nya, Sri Wahyunida, mereka mulai ancang-ancang dengan memastikan stok daging beku aman terkendali. Tujuannya jelas: supaya warga punya pilihan yang lebih ramah di kantong.

“Harga daging segar beda-beda tiap pasar. Di Mandalika Rp130 ribu, ada juga yang sampai Rp140 ribu per kilo,” kata Nida, sapaan akrabnya.

Kenapa Bisa Naik?

Selain karena momen Idul Adha, tradisi selamatan calon jemaah haji juga ikut menyumbang kenaikan permintaan. Biasanya acara doa dan zikir sebelum berangkat ke Tanah Suci diiringi jamuan makan yang pastinya butuh daging. Tambah lagi, banyak ternak yang dikirim ke luar daerah.

“Makanya stok lokal agak keteteran, dan harga jadi naik,” tambah Nida.

Daging Beku, Solusi Kekinian?

Yup, daging beku mulai dilirik lagi. Biasanya sih dipakai untuk hotel, restoran, dan katering, tapi sekarang bisa jadi penyelamat juga buat rumah tangga. Harganya? Lumayan miring — sekitar Rp85 ribu per kilogram.

“Harapan kami sih, keberadaan daging beku ini bisa bantu stabilkan harga daging segar di pasar,” ujar Nida.

Disdag juga udah koordinasi bareng Pemprov NTB dan para distributor buat jaga stok tetap aman dan harga nggak makin melambung.

LombokLite.com bakal terus pantau kabar seputar bahan pokok, biar kamu nggak kaget pas belanja di pasar. Jadi, sebelum borong daging buat qurban atau acara keluarga, cek dulu info harga terbarunya, ya!

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.