Ukuran Rumah Subsidi 18m²? Satgas Bilang Belum Setuju
Rencana rumah subsidi tipe 18m² menuai reaksi. Satgas Perumahan belum tahu, pengembang protes, Menteri PKP minta diskusi terbuka.
Bonny bahkan sempat mengonfirmasi langsung ke Hashim Djojohadikusumo yang saat itu lagi di London. Jawaban Hashim? "Saya nggak pernah tahu, apalagi menyetujui!"
Pengembang Bilang, Ini Terlalu Kecil!
Reaksi dari pelaku industri properti juga nggak kalah kritis. Ketua Umum Asprumnas, Muhammad Syawali Pratna, mengibaratkan rumah 18m² seperti gudang. Gimana enggak, katanya, kamar mandi aja susah kalau nggak ada sekat!
Hal senada diungkap Ketua Umum REI, Joko Suranto. Ia menilai ukuran segitu udah nggak layak menurut standar nasional maupun internasional. Menurut Joko, tipe 18 lebih pas kalau dijadikan hunian vertikal, bukan rumah tapak.
"Standar WHO dan SNI harus jadi acuan. Biar kebijakan ini nggak ngasal dan asal jadi," ujar Joko.
So, drama rumah subsidi 18 meter ini masih panjang. Mau lanjut atau mundur? Yang jelas, kita rakyat kecil nungguin solusi terbaik yang tetap manusiawi—dan tentunya layak dihuni!
Stay tuned di LombokLite.com buat kabar selanjutnya, ya!
Sumber: CNN Indonesia



