Wacana Rumah Subsidi 18 Meter, Warga Bilang Tanggung!

Rencana rumah subsidi jadi 18 meter bikin warga mikir dua kali. Cocok buat lajang, tapi gimana kalau sudah berkeluarga?

Juni 12, 2025 - 13:56
 0  2
Wacana Rumah Subsidi 18 Meter, Warga Bilang Tanggung!
Warga Jakarta tanggapi rencana rumah subsidi 18 meter. Ada yang setuju, tapi banyak yang bilang “kurang ruang”! ( Foto : Istimewa )

Lombok Lite - Wacana soal rumah subsidi makin ramai dibahas. Terbaru, muncul draf keputusan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang menyebut ukuran rumah subsidi bakal diperkecil jadi antara 36 sampai 18 meter persegi. Nah lho, rumah segede gitu cukup nggak sih?

Tim LombokLite ngintip reaksi warga Jakarta yang sempat diwawancarai CNN Indonesia. Jawabannya? Campur aduk! Ada yang setuju, tapi banyak juga yang bilang, “Kecil amat, Bang!”

Pendapat Warga: Ada yang Setuju, Ada yang Galau

Rahman, seorang karyawan swasta, bilang dia setuju kalau rumah kecil diperuntukkan buat yang masih lajang. Tapi kalau udah punya istri dan anak, terus harus muat lemari, dapur, kasur, galon, kompor, dan cucian? “Kurang banget sih, Mas,” kata dia.

Antika, seorang karyawati, juga agak galau. “Oke-oke aja sih kalau buat sendiri. Tapi kan saya perempuan, bakal punya anak juga nantinya. Anak tuh pasti pengen punya kamar sendiri. Jadi yaa... 18 meter kurang banget sih,” ujar dia sambil senyum malu.

Kalau menurut Hakim, rumah ukuran 18 meter itu tanggung. “Kalau cuma berdua, oke. Tapi kalau udah punya anak? Nanti harus ganti rumah lagi. Mending dari awal agak gede dikit lah,” katanya sambil nyengir.

Melinda bilang dia setuju karena rumah subsidi itu udah pasti terjangkau. Tapi tetap aja, kalau punya keluarga besar atau tinggal bareng ortu, rumah kecil kayak gitu kurang pas. “Kalau tinggal sendiri mah, masih cucok,” katanya ringan.

Rumah Lajang vs Rumah Keluarga

Dari obrolan di atas, bisa ditarik benang merah nih, gengs. Rencana rumah subsidi 18 meter ini masih oke buat kaum lajang atau pasangan baru. Tapi buat yang sudah berkeluarga? Banyak yang ngerasa kurang lapang. Soal desain dan tata ruang, memang bisa diakalin, tapi tetap saja luas jadi tantangan utama.

Kementerian PKP sendiri bilang bahwa rumah kecil tetap layak huni kalau sesuai standar minimal. Tapi tetap, bakal ada diskusi lebih lanjut sebelum keputusan ini diketok palu.

Solusi? Rumah Kecil, Rencana Besar!

Buat yang mikir ini bukan solusi jangka panjang, Kementerian PKP juga kasih opsi untuk konsep housing career. Artinya, beli rumah subsidi dulu sebagai langkah awal, terus nanti naik kelas ke rumah yang lebih besar. Jadi rumah subsidi ini bisa jadi aset buat ditransfer atau dijual lagi di kemudian hari. Gimana? Masuk akal nggak?

Jadi, buat kamu yang masih sendiri dan pengen punya hunian sendiri dekat kota, rumah subsidi 18 meter ini bisa jadi pilihan. Tapi kalau kamu udah mikir soal anak dua dan mertua ikut tinggal, mending cari opsi yang lebih lega, deh!

Sumber: CNN Indonesia TV

Editor : sh

samsuhid Penulis lepas, web manager, pengusaha, kadang koresponden. Saya cuma suka berbagi hal-hal bermanfaat di dunia digital—nggak lebih, nggak kurang.